https://www.sribu.com/id/cat/jasa-pembuatan-website

Cara Membuat Logo Olshop Agar Tampak Professional

Logo merupakan duta paling terpercaya dari olshop. Semakin baik tampilannya, logo tersebut bisa menjelaskan seberapa professional toko online tersebut. Tapi, bagaimana cara membuat logo olshop agar bisa tampak professional?

Ada banyak aspek yang perlu diperhatikan agar logo olshop yang dibuat mampu mencerminkan nilai professional yang dipegang oleh online shop. Logo yang tampak professional merupakan cerminan dari budaya kerja olshop, termasuk komitmen dalam melayani pelanggan.

Meningkatnya toko online saat ini membuat peran logo kian penting untuk pemasaran. Itu sebabnya, membuat logo menjadi berbeda dan lebih spesifik merupakan keharusan. Beberapa cara membuat logo olshop berikut bisa diikuti.

#1. Sederhana

Kesederhanaan bisa menjadi kunci untuk memenangi kompetisi. Coba lihat kembali logo olshop paling populer, hanya ada satu kesamaan yaitu sederhana. Mayoritas logo olshop terkenal hanya bermain dengan teks yang sudah dimodifikasi dan diformat sedemikian rupa.

Sederhana merupakan kunci agar logo mempunyai tingkat keterbacaan tinggi dan mudah diidentifikasi. Itu sebabnya, logo sebaiknya dibuat berdasarkan teks sehingga bisa membantu konsumen lebih mudah mengingat.

#2. Aksesibilitas

Saat ini, banyak konsumen yang lebih memilih mengakses internet dari ponsel alih-alih memakai komputer. Hal yang sama, konsumen juga lebih memilih membuka olshop dari ponsel. Itu sebabnya, skala design grafis pada logo sangat krusial untuk diperhatikan.

Dalam kata lain, logo harus bisa menyesuaikan diri saat diakses dari manapun. Ukuran logo sebaiknya jangan terlalu besari, tapi juga jangan terlalu kecil. Pada dasarnya, saat diakses dari mana saja, logo tidak terlihat patah-patah.

#3. Gunakan Tagline

Tagline merupakan teknik untuk menunjukkan citra perusahaan secara singkat begitu konsumen membuka situs olshop. Slogan yang menarik menambah dimensi untuk logo. Tagline sebaiknya diisi dengan kualitas yang spesifik dari toko online.

#4. Horisontal

Tak ada cara membuat logo olshop lebih baik selain membuatnya tampak horisontal. Semisal logo berupa kombinasi teks dan grafis, gaya horisontal lebih disarankan. Akan ada banyak ruang tersedia yang selanjutnya bisa dimanfaatkan untuk menampilkan produk sehingga konsumen merasa lebih dimudahkan.

#5. Kejelasan

Memilih jenis huruf yang tepat merupakan kunci utama agar logo tampak professional. Konsumen akan mengidentifikasi logo karena seolah berbicara tentang keunggulan yang dipunyai toko online. Itu sebabnya, buat logo sejelas mungkin tanpa memasukkan elemen yang kompleks ke dalamnya seperti https://www.sribu.com/id/cat/jasa-pembuatan-website

#6. Pewarnaan

Warna punya peran krusial yang bisa menentukan apakah konsumen akan membeli suatu produk atau tidak. Peran warna yaitu terkait aspek komunikasi dan eksistensi olshop sebagai sebuah entitas bisnis. Jangan memakai banyak warna, karena ada kalanya logo akan tampil hitam putih seperti di nota.

Sebagai sebuah identitas olshop, logo tak boleh dibuat sembarangan. Ada banyak unsur yang harus dimasukkan, terutama terkait budaya perusahaan. Cara membuat logo olshop tersebut bisa menjadi acuan jika ingin menghasilkan logo yang professional.

About the author